antara kualitas dan kuantitas …
Wew… sejenak berpikir, sudah berapa banyak seh postingan yang telah saya buat di blog ini !?!?. Banyaknya postingan tergantung dari updatenya blog, semakin dia update maka semakin banyak pula postingan (keknya yang ini bukan teori deh, karena memang begitu yak
). Semakin banyak postingan berarti kuantitas tulisan semakin tinggi, namun apakah kualitasnya akan berbalik menjadi semakin rendah !?!?
Seorang blogger yang menulis sebuah postingan ternyata memiliki berbagai macam pandangan tentang kualitas dan kuantitas postingan dalam blognya. Seseorang yang paham kualitas, dia cenderung untuk menyimpan idenya dan akan menuangkannya dalam blog ketika idenya penuh, dan masalah sering tidaknya sebuah blog diupdate bukan masalah bagi dia. Sedangkan seseorang yang paham kuantitas, maka dia akan senantiasa memposting sebanyak-banyaknya, bahkan bisa jadi sehari 2-3 kali update, dan bisa jadi tulisannya tidak mengandung kualitas.
Apakah benar ketika seseorang menulis dengan menunggu ketika idenya penuh baru dia tulisan akan menjamin kualitas tulisannya !??! ataukah ketika seseorang melakukan update postingan tiap hari pun, kualitas tulisannya tidak pernah terjamin !?!?
Ehmm, bagi saya, seseorang yang senantiasa mengupdate tulisannya, adalah orang yang mau belajar untuk menulis. Mungkin bisa jadi kualitas tulisannya kadang masih dipertanyakan, tapi ketika seseorang berusaha untuk belajar mempublikasikan ide, kreatifitas, gagasan, pendapat, informasi, SEO, dialah orang yang bisa terbuka dengan orang lain, orang yang bisa berbagi dengan gagasannya. Dan orang seperti ini menjadi orang yang mau belajar dan terus belajar (seharusnya begitu
).
Namun, disisi lain juga, proses menulis sebuah postingan harus diperhatikan maslah kualitasnya, jangan sampai kualitas tulisan dan informasi yang disampaikan hanya dapat dimengerti oleh dirinya sendiri, ulasannya tidak menarik dan informasi yang disampaikan tidak berefek sama sekali.
Bagi saya ketika memperhatikan kuantitas postingan, artinya blognya yang senantiasa update, maka ini merupakan proses menuju postingan yang berkualitas. Karena bagi saya, ketika semakin sering dia mencari dan menemukan ide untuk bisa dituliskan maka ia akan semakin lihai dan cerdas untuk bisa menangkap ide-ide yang lainnya.
So, ada apa antara kualitas dan kuantitas !?!?
Mau memilih postingan berkualitas atau berkuantitas !?!? atau berkualitas dan berkuantitas ?!?!
Buat Naikkin trafik ....
Nah, buat yang menginginkan trafik yang tinggi, bisa juga ...
Katalog Blog
Panduan dalam Ngeblog , Blogwalking, Dan bisa naikkin Trafik kamu ....









sepertinya saya masuk kategori orang yang masih belajar menulis, kualitas .. sambil jalan aja.
sudah bisa menulis saja sudah lega .. lha sehari-hari di pabrik , nulisnya cuma urusan pabrik .. hehhehe
dilema blogging adalah masalah sua itu.
)
dalam kata lain saya senang menyebutnya kecepatan dan kedalaman.
kecepatan adalah masalah kuantitas. kita bisa menulis cepat utnuk mengejar search engine __> trafic __> peluang monetasi.
masalahnya dengan cara itu kita punya pengunjung tidak tetap, bukan pembaca setia… yang asik adalah kita bisa menyatukan antara kedalaman dan kecepatan… sehingga pengunjung dari Search engine banyak dan jadi pembaca setia… (saya sih belum bisa
Saya sepakat dengan pendapat Mas…
Mas, kok komenku dengan URL satu lagi gak masuk ya???
apa dimakan akismet ya?
dianggap spam kali ya?
kalo saya kualitas masih lebih penting ketimbang kuantitas. banyak dan nggak berkualitas itu nggak berguna. tapi sebiji asalkan berkualitas bisa berguna…
[...] berkualitas karena memiliki kuantitas. Nah bagaimana menurut anda dengan pendapat saya tentang kualitas dan kuantitas sebuah [...]
kalau lebih bagus dua-duanya jalan, lebih maknyus.. cuman yah harus benar2 serius.. kalau saya masih belajar seh.. jadi kuantitas juga sedikit kualitas juga masih acak adut
saya pilih tetap ngeblog dengan apa adanya saya saja lah….
kuantitas mutlak bisa diitung
hennah kalo ukuran kualitas yg kualitatif dan relatif ini
parameternya apa?
komentar kah? respon kah?
Salam …
maaf ya mas kalau saya kurang berkualitas ataupun kurang berkwantitas
kata-kata saya masih banyak yang acak kadut ….yang pentig semangat dan semangat untuk ngeblog belajar olah raga jari -jemari
semakin rajin menulis pasti akan semakin baik kualitas tulisannya
tapi jangan karena mengejar kuantitas, kualitas kemudian diabaikan
so far……tulisan mas afwan selama ini
sangat baik dari sisi kuantitas maupun kualitasnya !
Meng-update blog tidak selalu berarti peningkatan kualitas tulisan, mengapa? karena ada yang ‘memaksa’ untuk posting sekedar biar ada tulisan baru tiap harinya dengan mengabaikan kualitas tulisan. Hasilnya adalah kuantitas tulisan terus meningkat, tapi kualitasnya bukan tidak mungkin justru menurun. Update toh bisa berbasis harian, mingguan bahkan bulanan….begitu menurut saya
buat aku kualitas mang paling yahut tp gr2 itu blog kita terkadang malah malas di kunjungin org.soalnya yg ngunjingin belum tentu cari tgs (EX) tp kadang cuma cr teman dan buat naikin rengking blognya so kadang tak selalu harus berkualitas
@atas, lho koq gara2 kualitas malah jarang dikunjungin orang?, kalaupun hanya kunjungan antarblogger mungkin bs berkurang bl jarang diupdate, tp kunjungan dari search engine tetap ada,, seperti blog sy yg minim kualitas dan kuantitas (karena sdg didiamkan), ternyata masih bnyk kunjungan mereka2 yg dari search engine, kirain dah gk ada pengunjungnya lg
kalo bisa seh semua bs sama2 menuju ke arah yg lebih baik lagi, kualitas dan kuantitas seimbang
saya setuju dengan comment khofia diatas………..
@fromaffiliate, khofia
wew….. kualitas memang harus dijaga, tapi kuantitas juga perlu dipertimbangkan
pengunjung akan bosen ketika berkunjung blognya tidak update…
@columnarticle
harapannya begitu,…. karena seorang blogger harus bisa belajar ….
@ryan
ehmm, mungkin kualitas disini berbau tema-tema tertentu yang tinggi2 ….
@thedora
ehm, keknya kualitas juga harus dijaga, krn ketika awal mungkin b isa dr search engine, tapi lama-kelamaan orang akan bosen juga dengan tulisan yang tidak informatif, susah dimengerti, tidak berkesan dsb.
@1nd1r4
yup benr sekali, update kadang juga sering tidak memperhatikan tulisan, kalo bagi saya update bukan krn tuntutan agar blognya terus terisi, tapi update merupakan proses pembelajaran …
@mikekonoTM
padahal lagi nggak ingin dipuji lho 
wew…. makasih,
seharusnya seorang blogger yang tulisannya update, dia harus senantiasa belajar mjd lebih baik lagi kualitasnya
@doelsoehono

belajar olahraga jari, biar kuat mencengkram istri yak
bukan berarti tulisan saya adalah yang terbaik lho…kan disana mash banyak yang lbh baik lagi..
saya hanya blooger yang masih belajar dan terus belajar
@cebong ipiet


wew, kuantitas memang bisa diukur seh …
dan kualitas merupakan persepsi masing-masing orang, so jangan takut akan kualitas dari tuliasan yang kita buat…. bukankah blog media milik kita !?!
tapi disisi lain, jangan mengabaikan komentar dan saran yang masuk
krn itu bagian dr pembelajaran juga
@Epat
semoga selalu belajar mjd lebih baik lagi … yuk belajar bareng
@badoer
yup, semua itu proses…. dan proses itu harus diajalanin utk mjd lebih baik, jangan dibiarkan saja
@BLogicThink [dot] com, Hendigo [dot] com
wew…. keknya memang komennya masuk akismet, tp dah di bebasin kok
wew, bagus juga antara kecepatan dan kedalaman …. kalo kecepatan x waktu = jarak, kalo kecepatan x kedalaman= blogger berkualitas….
@mascayo
dan kita hanya berusaha memberikan yang maksimal….
wew…. emrendah euy …
sama kang saya juga msh belajar kok
kualitas itu yang menentukan orang lain
contoh blog yg selalu berkualitas adalah ini http://en.blog.wordpress.com/
kayaknya yang kuantitas belum ku terapkan
Tanpa sadar orang indonesia sudah gemar menulis… meskipun lewat blog
Yg tadinya ogah nulis begitu kenal blog jd ketagihan nulis, kl mslh kualitas itu msh bisa di asah, yg penting ada kemauan nulis aja dulu
blog sayah malah sampah semuah….
kalau aku mah nulis aja kapan mau, namanya juga masih belajar nulis yang penting bikinhepi
saya salut sama afwan konsistensi dalam menulisnya mantap dan kualitas tetap terjaga…
salut!!!!
walah, saya gak tau tentang blog saya nech berkualitas ato tidak.
Demi kepuasan pembacanya, kwalitas bagi saya ni. 1
Maunya sih kedua2nya…..
Yg pasti aku mesti banyak blajar untuk nyampe sana hikssss
kuantitas adalah jalan menuju kualitas. Itung2 pembelajaran gitu.
Tp saya pribadi yg penting posting aje tanpa peduli keduanya
saya belum keduanya
huf..mungkin saia blum bisa mencapai keduanya, tapi saia berusaha untuk membuat yang berkualitas, tapi juga gk menelantarkan segi kuantitasnya.. ^aduh mbulet
/me berusaha menyeimbangkan..
, ga gampang memang..
Yup,saya setuju dgn komentar2 di atas..klo menurut saya pribadi,yg penting udah ada semangat untuk menulis..karena konon minat masyarakat indonesia untuk membaca dan menulis masih rendah..
Dengan meningkatnya kuantitas tulisan semoga kwalitas tulisanpun semakin meningkat
Kedua duanya, Kualitas dan Kuantitas .. Bisa Nggak ya … ???
innamal amalu binniyat saja deh…hehehe.. dari pada bingung.. yang penting ngeblog..
saya termasuk yang kuantitas hahahaha… bagus atau jeleknya tulisanku kagak bisa dinilai olehku sendiri. tapi rata2 pengunjung bilang tulisanku ‘gak penting’ hahahah nasib2.. namanya juga belajar
saya masi memikirkan kuantitas.. kualitas itu akan terbentuh setelah lama berlatih. dan berlatih itu musti banyak nulis, banyak nulis itu sama dengan kuantitas
Kalau bisa sie berkualitas dan berkuantitas. Tapi kalau pun gak bisa kedua-duanya, saya lebih memilih yang berkualitas dan yang bisa menambah pengetahuan saya.
kalo gw sih kuantitas blum tentu berkualitas…
wah dah lama nggak mampir nie
pilihannya cuma itu yah??…
ga dua-duanya….. *ngeliyeng*
mau kualitas mau kuantitas
yang penting posting
kualitas? kuantitas? fine-fine aja deh, siapa tau ada ilmu yang bisa kita dapatkan
.
Belajar memahami sudut pandang orang lain kayaknya merupakan satu hal yang patut dicoba
.
Masih belajar nulis juga
.
[...] maka tehnik SEO memang makyus. Selain itu dalam strategi bertahan, seseorang juga harus mau menjaga kualitas dan kuantitas postingannya. Ketika bertahan maka setiap apa yang diposting akan dilihat oleh mesin pencari, [...]