posted on October 24th, 2008 by afwan auliyar @ tips Wordpress

Belajar berkomentar sebenarnya juga belajar memahami sebuah permasalahan. Ketika sebuah tema tulisan diangkat, sebernya disana akan muncul permasalahan yang coba dibahasakan oleh penulis dengan berbagai macam. Bisa dengan lelucon-lelucon, dengan keseriusan-keseriusan atau bahkan dengan cerita-cerita inspirsai didalamnya. Pembaca akan diajak untuk mengurai apa seh masalah yang akan diangkat. Nah, disitulah sebuah komentar berperan dalam menangkap sebuah permasalahan yang diangkat dari sebuah tulisan.

Lalu efek domino dan komentar apa hubungannya !?!?

Ketika seseorang berkomentar, maka akan ada 3 komponen yang terlibat, yang pertama penulis, yang kedua komentator sendiri dan ketiga pengunjung lainnya. Nah ketiga komponen itulah yang nantinya akan saling memberikan efek silaturahmi. Ya …. tentu efek domino yang timbul adalah efek saling bersilaturahmi dan berkunjung. Karena itulah ketika kita berkunjung & berkomentar, minimal tulisan kita akan dibaca oleh penulis blognya maupun pengunjung lainnya, walaupun untuk yang pengunjung lain kemungkinannya sedikit. Namun coba di bayangkan ketika kita berkomentar di tempat-tempat yang selalu rame, minimal kita akan mendapat bebrapa pengunjung dari link blog sebelumnya yang kita komentari. Jadi semakin banyak kita berkomentar, maka efeknya kita pun akan semakin banyak dikunjungi dan dikomentari.

Selain itu, ketika kita selalu muncul disetiap komentar orang, maka kita pun akan dikenal….. dan makin membuat peluang kita untuk dikunjungi balik. Berkunjung satu minimal dapat 1 pengunjung balik, bahkan bisa berlipat-lipat. So, bagi yang suka ma trafik tinggi, hal itu pun bisa didapat :D dengan cepat.

So, jangan takut untuk berkomentar, karena tulisan itu ekspresi setiap manusia :)

So ?!? siapa yang mau berkomentar !?!?!?




36 Responses to “Komentar dan efek dominonya”
cebong ipiet berkata :

ikut spydeeyk aaah
datang
baca
komengtar
hihihih
bukan balas budi komen, tapi terkadang lebih mudah kita nge-link nya
langsung ceklik komeng komeng itu…begitu siy

Rindu berkata :

komen adalah tapak yang jelas dari repleksi silaturahmi … maafkan saya yang jarang membalas komen ya mas :)

lala berkata :

semakin banyak komentar, semakin banyak pulsa yg habis… wewh…

andi berkata :

Ada kesan kalau sebuah artikel tidak (baca: belum) ada komentarnya, artikel tersebut kurang menarik. Padahal belum tentu. Tapi kadang saya juga agak malas untuk berkomentar. Googling, mendapatkan informasi yang sy inginkan, lalu menutup halaman se-enaknya.
Kalau di dunia nyata bisa di bilang orang yang tidak tau terima kasih tuh :D

afwan auliyar berkata :

hehe….
kurang menarik dalam artian tidak bisa mengolah pembaca sehingga org yang membaca mau menorehkan kata disana :)

Itik Bali berkata :

sip…aku komentar nih mas…
aku hobby berkomentar, kecuali kebelet pipis, listrik mati dan lagi sekolah
soalnya aku suka ber kwek..kwek…kwek..
he..he

Leave a Reply
Blog ini menggunakan KeywordLuv, untuk mengoptimalkan keyword anda masukan : NamaAnda@keywordAnda, pada kolom Nama.

CommentLuv Enabled


Top Keyword :