Ketika aktivitas menulis berjalan, sebenarnya banyak pihak yang memberikan kontribusi didalamnya. tidak hanya sekedar dari diri sendiri saja, karena memang inspirasi tidak bisa datang tanpa rangsangan disekitar kita. Inspirasi atau juga bisa dikatakan ide. Walaupun ada yang mengatakan, wah ide mah bisa datang kapan saja, dan dimana saja. Kalau saya lebih suka mengatakan “ide akan datang kapan dan dimana saat kita banyak interaksi”, karena ketika banyak interaksi, berbagai rangsangan akan muncul, baik itu interaksi secara langsung, interaksi dengan aktivitas kita ataupun interaksi di dunia maya, dan ujungnya ide pun akan banyak bertebaran di sekitar kita.
lalu kenapa menulis bisa dianggap sensasi !?!?
Bagi saya, tulisan akan bersifat sensasi ketika dia hanya menulis sekali dengan menggebu-gebu sampai 50 paragraf, lalu dia berhenti 1 bulan. Karena memang esensi menulis bukan hanya sekedar dari apa yang ditulisnya saja, tapi juga kontiunitas tulisan. Sebuah tulisan yang lebih menonjolkan sisi egoistis penulis, karena ingin dianggap tulisannya menggebrak dengan sekali menulis. Itulah sensasi penulis yang semangat menulis hanya sesekali saja.
Lalu kenapa menulis bisa dianggap sensasi !?!?
Ketika menulis seadanya, tidak menghiraukan siapa pembacanya, bagaimana perasaan pembaca, itulah sensasi tulisan. Sensasi agar orang lain tidak paham dan tidak mendengar apa kata pembaca. Itulah sensasi tulisan, yang apa adanya dan tidak mau belajar untuk memperbaiki setiap apa yang ditulisnya. Itulah sensasi tulisan yang selalu benar & dianggap benar selalu.
Tulisan ini hanya sekedar sensasi penulis yang tidak ingin blog ini dianggap sesuatu yang perfeksionis.
Tulisan ini hanya sekedar sensasi tulisan yang tidak ingin agar tulisan diblog memiliki citra yang selalu membumbung tinggi keatas.
So, mo seperti apa tulisan kita !?!? sensasi seperti apa !?!?
Menulis memang bukan sekedar sensasi semata ….
, itulah esensi sebuah tulisan.




“ide akan datang kapan dan dimana saat kita banyak interaksi” <<—- SETUJU BOSS !!!
akhir2 ini saya susah dapat ide menulis, kenapa ya
jaman sekarang gak cukup hanya sensasi, tapi duit! hehehe…
Tulisan seseorang boleh jadi merupakan cerminan siapa penulisnya, apa yang sedang ia gandrungi, apa yang sedang ia rasakan dan paling mendominasi pikiran dan hatinya saat itu.
Kalau saya sih menulis apa adanya.
Apapun yang ada diotak, saya tulis.
soal menulis dan hubungan antara blogger dengan pembaca, sy jadi teringat ucapan seorang penyair amerika, robert frost :”No tears in the writer, no tears in the reader. No surprise in the writer, no surprise in the reader.” hehehe sori bila ngak nyambung hehehe
sy lagi belajar menulis yang benar .. ajarin bang!
http://www.asephd.co.cc
Menulis? Menulis akan lebih menyenangkan jika yang kita tulis adalah sebuah kontroversi. Bagi saya kontroversi adalah kunci untuk mendapatkan trafik, karna satu kali kita menulis ttg kontroversi dijamin pembaca akan datang 10 kali, meskipun kita adalah seorang newbie. Itu pengalaman saya lho ya
Wah, Mas… bagi saya kok justru sebaliknya ya…
Menulislah jika ada yang layak ditulis. Kontinuitas itu tidaklah penting (kecuali anda hidup dari adsense). Penulis sejati itu berkuasa penuh menentukan kapan mau nulis, bukan diperbudak oleh waktu. Orang seharusnya menulis apabila memang ada sesuatu yang perlu ditulis, bukan menulis karena memang sudah waktunya harus nulis. Ibaratnya orang ngomong hanya karena terdorong keharusan untuk ngomong, akibatnya jadi terkesan ngasal.
Btw, mungkin kecuali kalo ngeplurk… biar karma ga turun…
betul, menulis jangan sekadar sensasi
tapi tulisan sensasi sesekali diperlukan jg….
sebab tulisan yg serius melulu
bisa bikin mumet juga
KIta bertanya dulu pada diri sendiri, “Mengapa kita membuat tulisan yang penuh sensasi ?”, dan “Apakah menjadi positif apabila kita menulis sebuah sensasi”. Menulis ‘kan tujuannya bukan seperti itu, apabila engkau menikmati pekerjaanmu sebagai penulis, maka esensi sensasi itu hampir pasti tidak akan dibutuhkan..
kalo saya ide apa aja ditulis hahaha…….. menulis apa yang dipikir. bukan memikir apa yang mau ditulis
@anang
wew….. bener sekali neh kang anang
ternyata pemikirannya, tidak sembarang, apalagi untuke menulis sebuah tulisan dibutuhkan kesenangan, bukan krn terpaksa
@mihael ellinsworh
bijak sekali kata-kata dikau nak
ternyata, sebuah tulisan yg penuh sensasi…. akan berpengaruh terhadap pola pikir
@mikekono
wew….. klo tulisan saya sering bikin mumet nggak !?!?
semoga tulisan ini bukan salah satu yg membingungkan
@wirawan
wah….. diperbudak oleh waktu yak !??!
klo kuliah diperbudak oleh waktu nggak !?!?!
lah…. justru itu, krn menulis saat waktunya nulis, bagi saya waktulah yg telah memperbudak seseorang untuk menulis, krn dia harus menunggu untuk sampai datangnya waktu yg tepat buat menulis …..
klo pun ingin menulis, ya… tinggal tulis saja, tepat tidaknya waktu buat nulis ya, bagi saya nggak masalah….
apakah harus nunggu sampai apa yang mau kita sampaikan berkualitas, dalem, dan banyak barulah kita menulis !?!?
sekali lagi, setiap orang berhak menulis kapan saja …. tinggal tujuannya menulis buat apa !?!?
karena memang itulah hak segala bangsa
@BEnlah
wah… kontroversi yak !?!?
ehm…. sebuah ide yg brilian ….. keknya memang, orang suka akan kontroversi ….
apalagi bangsa ini
@Kaka
wew….. saya bukan jagoannya euy
@uwiuw
… ?!?!?!?!?
mumet ma bhs inggrisnya
yah, itulah kata sang penyair
@Edi Psw
ehmmmm…. sepakat, setuju ….
jangan sampai menulis dari apa yg ada di otak orang lain yak
@indra_kh
yup, benar sekali… krn setiap tulisan adalah khas
@det
itu yang gw suka
duit …. ternyata kita sama yak, suka duit juga
@Catra
wew…. bisa jadi krn da beban harus menulis yg berkualitas… tapi informasinya msih kurang
cobalah menulis dr yg sudah didapt aja dulu …
wew…. just my opinion
@a.m
wah…. copas tulisan nih critanya
saya setuju sobat
Sblmnya salam kenal mas Afwan
Sy jg gak lancar2 nulis ( baca: ngeblog ). Klo sdh stag, ya udah stop, lalu browsing sana-sini nyari inspirasi.
Sensasi ato tidak? Wah.. sy sendiri blm tahu.
Menulis berhubungan erat dengan motivasinya apa. Kalau sekedar ikut-ikutan trend sesaat, bisa jadi ‘umur’ hobby ini akan pendek. Tapi kalau memang memiliki motivasi yg kuat, misalnya untuk cari uang atau sharing ilmu, kecederungannya akan awet, karena ada yg ingin dicapai.
Keren blognya…
BTW, da mau belajar serius PTC-paid to click ga??
Perkiraan pendapatan minimal 3 juta bahkan bisa 10-15 juta sebulan…
klo mau tau tips and triknya, langsung aja hbungi ke no hp gw: 085266517503.
Gratis kok, hehehehe….
Telepon / sms yah, maaf ya tapi kalo ada pulsa dibalas, hehehe…
Apa salahnya mencoba.
Dijamin ptc nya ga nipu!!!
Karena sll update, klo nipu bakal dihapus dari blog ane…
Klo nipu mgkn ane aja yg kena, clickers ga bkalan kena cz udh prnh ujicoba.
Ok.
DAN,
Dijamin PTC disini Update terus, penjelasan mendetil, Aman, Tajam dan Terpercaya. ( Kayak liputan 6 SCTV aja, hehehe). Tips &Trik mudah Earning Prediction up to $400-$900 a month ( ikutin 3 buah aja udah dapat segitu deh, kalo lebih dari itu wah jadi milyuder ni—hehehe)..
Cukup main ½ jam aja udah cukup untuk 3 buah PTC itu..
Pertanyaan yang masuk, dijamin pasti dibalas. Lewat Comment aja dulu yah, kalo tertarik langsung email..
Kasih koment atau
Bagi yang baru dan benar2 serius, saya pandu deh..
Sekalian tinggalin no hp, bagi yg berminat. Yah untuk langsung dihubungi gitu.
Coba deh liat…
Baca yang Join Here!!! Yah, coz banyak blognya…
Langsung Klik dibawah ini yaH, klo mau liat2 dulu…
Join Here!!! JOIN HERE!!! The Best PTC in the world Money Maker $$$ Financial Freedom
Klo blm ngerti jg, lsg telp ato sms ane…..
THX IN ADVANCE.
lalu kenapa Anda membuat tulisan yg penuh sensasi?!

Apa kbar bung? Lama saya tdak kemari
Ya saya stuju sekali dengan prktaan bro, dengan nyak intraksi maka akan timbul ide…
yang penting blog gw masih bisa selamat deh,, ga penting sensasi2an
hahaha iya gitu kyk gitu?? ide tetap bisa datang kapan pun, dan memang akan lebih berkembang saat kita mengkomunikasikannya kpd yg lain. tulisan seabrek lalu berhenti disebut sensasi? gak semua juga men… banyak faktor yang membuat hal itu dikategorikan sensasi atau bukan. kalo tulisannya emang nunjukin sensasi walaupun dia nulis kontinyu, tetep aja gw nilainya dia menulis sensasi. nah kalo nulisnya jarang2 terus nulisnya bagus, gw blg dia nulis bener..
akh ngomong apa sih gw
wahhh
akhirnyah tulisan saya ada golongannyah juga berdasarkan teori disinih…
“menulis sekedar sensasi”..
hahahaha
azzeeeekkkk…
mantapz lah postingnya ^_^
laen kali saya bisa nanya Afwan nih… tulisan saya termasuk kategori ini ga? xixixii
kata per kata nya keren mas, inilah yg Panda suka dari blog ini
Saya suka ide mas di atas : “ide akan datang kapan dan dimana saat kita banyak interaksi”. Kita tdk harus terpaku di suatu tempat atau satu waktu tertentu.
nice!!!
ayoh menulis!!!
wah, saya gak pernah merasa menulis, apalagi memiliki hak cipta atas tulisan saya sendiri, susah, saya terlalu egois untuk bisa men-sensasikan diri pada tulisan saya wekekke
sebetulnya iri juga melihat orang-orang pandai menulis, dan ingin sekali bisa menulis seperti mereka. merangkai kata sedemikian rupa hingga apapun yang disajikan nikmat untuk dibaca. beruntung ada blog, jadi bisa punya kesempatan untuk belajar menulis … biarlah tulisan masih apa adanya .. minimal otak tetap terangsang untuk bekerja .. karena berekspresi , mengeluarkan apa yang ada dalam pikiran … tentu ada manfaatnya ..
Kalau aku menulis biasanya tergantung apa yang ingin saya tulis saat ituh… kalau memang aku sedang marah atau kesal ya pasti tercermin di tulisan postinganku… sebaliknya kalau lagi senang ya tersirat juga hehehe… walau banyak yang bilang cari sensai bodo amat yang penting apa yang saya tulis bisa saya pertanggungjawabkan wkwkwkwk iya ga mas Afwan ?
proses menulis itu sendirilah sensasi dan esensi bagi saya, kang
Assalamualaikum mas Afwan…
wah tulisannya bagus banget…
saya setuju mas…