Wuih akhirnya kembali juga beraktivitas seperti semula. Setelah 1 minggu rehat, Karena aktivitas lebaran yang bagi saya itu juga merupakan silaturahmi yang tetap harus dibina antar keluarga.
Ketika tulisan kemarin saya buat, ternyata banyak masukan dan pertanyaan yang membangun. Seorang blogger pastilah ketika dia menuliskan sesuatu dalam blognya memiliki tujuan, apapun tujuan itu. Bisa sekedar menyalurkan perasaan, menyalurkan hobi atau bakat terpendam, mencari sesuap rezeki, menambah teman, atau hanya tulisan iseng, tapi satu hal bahwa tulisan itu dibuat untuk dibaca orang lain, bukan diri sendiri. Karena untuk apa ditaruh diblog kalaupun hanya untuk dibaca sendiri, karena internet adalah ruang publik.
Sehingga ketika menulis apapun dalam blog, saya mencoba untuk :
- Memposisikan diri kita sebagai orang lain yang akan membaca tulisan kita. Kalau kata para penulis-penulis terkenal, editor yang baik adalah diri sendiri. Karena dengan memposisikan diri kita sebagai pembaca, secara umum, kita pun seorang pembaca di blog lain. Jadi bagaimana kita membaca blog orang lain, pakailah ketika membaca blog sendiri. Dengan begitu kita bisa menilai blog kita sendiri seperti apa kita menilai blog orang lain, sudah enakkah atau belum kalo dibaca orang lain !?!?.
- Memberikan manfaat buat orang lain, dengan bahasa yang manusiawi. Artinya tulisan kita yang nantinya dibaca oleh orang lain, seharusnya memberikan efek bagi oarng yang membacanya. Walaupun itu sebuah cerita curhat, ketika curhatnya mengandung hikmah & motivasi kenapa nggak ?!?!. Ketika tulisan itu berupa update Teknologi, kenapa harus menggunakan bahasa langit yg tidak dimengerti !??!. Artinya apapun tema dan judulnya, berikan manfaat buat pembaca dengan meringankan gaya bahasa yang dipakai.
Yang jelas, saya bukanlah pakar dalam bidang tulis-menulis, bukan seorang wartawan, seorang novelis, seorang cerpenis yang menegrti banyak teori menulis. Tapi hanya seorang blogger yang suka blogwalking dan banyak melihat fenomena blogger yang beramacam-macam.
Ketika saya menyukai blog itu, saya akan komentar sesuai dengan tulisannya, ketika nggak terlalu suka saya akan komentar dengan bahasa yang lebih membangun
(sok-sokan neh critanya
).
Nah, Ketika seseorang menulis dengan hati, maka dia tidak akan membiarkan orang lain berkunjung ke blog kita tanpa membawa perubahan. Dengan sedikit perubahan itulah, semoga bangsa ini juga berubah. Karena saya melihat potensi yang lebih dari seorang blogger.
Lalu, kemanakah hati kita ketika kita menulis !?!??!






hmm… saya juga bukan seorang penulis yang baik bos. Tapi saya juga berusaha untuk ‘menyenangkan’ pembaca. hehehehe
menulis dgn hati..????
peggang pulpennya gimana tuh?
hati kan ga pnya tangan..???
kekkekekek
mungkin,nulis dengan perasaan hati kaleeee
kalo menonton dengan hati tiap minggu saia liat, tapi menulis dengan hati…?
suer..baru ada yang posting seperti ini…
Jadi ingat bantar gebang nih, sampah dan sampah
menurut hadits rosul, salah satu amal kebaikan yang tidak akan pernah putus pahalanya adalah ilmu yang bermanfa’at, semoga dengan berbagi tulisan lewat blog yang memberi manfa’at kepada orang lain termasuk kedalam amal kebaikan itu,,
wtb.. met lebaran aja bang afwan, ma’af lahir bathin..
hmmm hati bisa bulis ya heheheheheh
tulis saja apapun yang ingin ditulis
campur tangan juga
*kabuuurrr*
Menulis dengan hati, keknya keren tuh
sepakat banget, mas afwan. menulis dengan hati akan dapat terhindar dari syakwasangka artau kecurigaan2 yang seringkali muncul *halah ngomong apa aku ini, haks* yang pasti, ngeblog bisa dijadikan sebagai utk mengasah keterampilan menulis, sekaligus membangun komunitas di dunia maya, bahkan juga bisa saling berbagi. btw, dah rampung lebarannya, ya, mas, mohon maaf terhadap semua kesalahan saya selama ini. salam kreatif!
saya berusaha punya blog pribadi agar terpancing untuk menulis
wah ilmu saya bertambah nihg dari sini…
benar banget, kayaknya kita belajar menulis dari blogwalking, kita melihat merasakan, mana tulisan yang sesuai dengan hati kita, kemungkinan kita akan menirunya.
yah kita sekali lagi belajar.
terima kasih juga sudah mengajarkan saya tentang menulis indah ini
ia menulis yang kita suka aja itu udah sesuai dengan hati
Tengkyu postingannya. Waaah jadi malu nih kalau inget tulisanku ngasal saja.
makasi ni infonya.. hehe.. *jadi malu*
Kalau dengan hati berarti menulisnya dengan ridho ya?
Kalo saya nulis pake tangan…gmna yC tampilan tulisannya klo pake hati…heeee
ya mungkin klo nulis dgn hati org yg mmbacanya bisa tersentuh ato juga buat semangat baru…heee
lam kenal yC mas
duh, masuk spam juga ga nih ya…
bro, kadang aq juga bertanya2, klo punya tulisan trus di posting di blog, truz di protect, apa tujuannya nulis ya?
klo utk dibaca org tertentu, knp ga lwt japri aja ya?
hehe, tp sebagian tulisan aq jg ky gt….
saya ga pernah menulis kalo ngeblog. tapi ngetik huehehehe.
setuju dengan mas afwan, blogger itu punya potensi yang sangat besar untuk perubahan bangsa ini. saya pribadi, secara sederhana belum membawa perubahan apa-apa, yang bsia saya lakukan saat ini adalah sedikit mempromosikan daerah saya, minimal saya bisa jadi duta pariwisata gelap
Postingan yang menarik….kita bisa melihat, tulisan yang ditulis dari hati, akan terasa bagi pembacanya. Blogger, disadari membawa perubahan yang berarti, justru karena ini blogger harus hati-hati dalam memposisikan diri, agar kita menjadi orang yang selalu mendorong kebaikan, yang bisa membuat inspirasi bagi yang lain…agar suatu ketika bangsa kita semakin baik. Tanpa optimisme dan kepercayaan yang dilandasi dari hati bersih, maka akan sia-sia.
Jujur saja, saya berusaha membalas kunjungan teman blogger yang berkunjung kerumahku…dan tulisan yang memberikan inspirasi sangat menyejukkan hati.
kalo gw ngetik bukan nulis
Sekarang fungsi personal blog kayaknya beralih fungsi ya..
dulu saya menulis di blog buat ocehan saya gak jelas. dibaca syukur juga gak
sekarang, kayaknya mulai bergeser perannya.. jadi berubah
@deddy
seiring makin banyaknya pengguna blog, dan kebutuhan akan informasi yg kuat hal itu mjd kan pergeseran peran blog tidak hanya sebatas info pribadi aja,
@emfajar
sama,….
seiring perkembangan jaman, aktivitas nulis pun semakin jarang
lebig asyik menegtik dr pada nulis
@edratna
yup….. setuju sekali
blogger pembawa perubahan harus bisa memposisikan dirinya dimata publik juga
@easy

wew…. ternyata easy lebih pintar neh
gelap yak…… pake lampu aja dunks
semoga yg sedikit itu bisa membawa perubahan ke yg lainnya
@bayu
, tuh buktinya dah muncul 
ya…. neh
tp dah di unspam kok
yah… itulah, fungsi blog tidak tersampaikan …..
tujuan jelas…. ,membuat orang bertanya2…. yg akhirnya mjd males lagi utk berkunjung kesana
@noval
klo nulis pake hati, yg baca pun pake hati …
@abi bakar
wew…. harusnya begitu
krn tulisan dgn hati akan tersampaikan ke hati pula
klo nggak !??! tanya kenapa ….
@elmo, ani
knpa hrus malu !??! mang nggak pake baju yak ?!?!
@izandi
klo bisa ditambhin agar orng lebh menegrti tulisan kita
maksud dan tujuannya lebih di permudah sajA
@Arul
wew…. menulis indah yak …. hmmmm
ternyta efek blog bisa dirasakan oleh orng lain yak
@Blogsigit
benar sekali …..
Ngeblog juga akan merangsang seseorang utk menulis
@sawali
sama2 pak….. mohon maaf juga
wah, menulis itu bagian dr kreativitas pak ya …..
semoga bangsa ini semakin kreatif aja dgn tulisannya
@paman gober
wew…. emang keren….
dari hati menuju ke hati ……
tulisan dgn hati akan tersampaikan ke hati juga
@Tony
(nggak jelas nih tanggepan komennya
)
gado2nya mas satu ……
dikasih hati sekalian yak, biar makyus ….
@icha
setuju…. tulislah apa aja yg mo di tulis, jgn apa yg mo di buang ke jamban
@zoel, gajah pesing, escoret, mantan kyai, uncle bob,yakhanu
wew… blom tau yak !??!? wah, klo dah tau tulisan dgn HATI, enak tuch….. bakalan ketagihan dech, apalgi dikasih sambal ma gorengan
@yhadee
wew…. benar sekali
ilmu bermanfaat pahalanya nggak akan putus…. semoga blog ini juga bermanfaat
@kipram
hubungannya apaan sampah ma hati !?!?
@catra
semoga cita2nya terwujud
@akangjuned
hehehe…. bisa aja neh mas
@tukangobatbersahaja
hehee…… ternyata da yang cari-cari tarfik neh
@nkusuma
di jadwal aja ……
ato nulisnya nggak harus lngsung di blog, di notepad dulu aja … bru ntar klo dah malam posting di blog
@miss-J
wew…. semoga pembaca memahami hal ini….
krn yg penting da usaha utk menulis…
@Donny Reza
semoga hatinya bersih… sehingga tulisannya pun mengandung kebersihan & memajukan
@My
benar sekali tuch
@nenad
saya juga mohon maaf atas segala kesalahan
wew…. sama2
@nugraha
betul…. saya juga bukan superstar …
tulisan dgn hati akan tersampaikan ke hati pula
@nina
semoga membawa manfaat….
mohon maaf lahir bathin juga
menulis dengan hati ya ?
,
setuju mas, semisal tulisan kita bs memberi manfaat ya alhamdulillah banget.
tp kadang kalo baca curhatan yang terlalu panjang, mata saya sering pedes
met lebaran yaaa~~
sayah sihh kadang2 nulis ya nulis aja , biar plOng gitu atinya , mwehehhehe
Tulisan panjang x lebar akan terasa enak bila yang diulas adalah sebuah gadget yang akan saya beli *dasar comsumer goods*
Lamo tak jumpo…rindu rasonya awak samo cak afwan *logat sumatera banget yo*
kl saya menulis dengan apa ya?? dengan riang gembira hehehe. emang susah tuh ngasih sesuatu yg manfaat buat orang lain. apalagi kitanya masih cupu juga haha gk ada bahan
Hati saya waktu menulis kemana ya?
Saran yg membina, Om, tapi terkadang masih sulit rasanya utk melakukan itu.
Memang sewaktu menulis menggunakan hati hanya saja mengikuti keinginan hati sendiri.
wah tulisan yang sangat membangun sekali. thom jadi pengen instrospeksi diri. Tulisan thom sudah dari hati belum yaaa
Hmm mungkin kalau kita menulis dengan hati tulisan kita jadi punya taste lebih yaa.. ?!
Saya ngetik pake keyboard
tapi masih berantakan juga tulisannya.
Bagus nih nasehatnya, cocok buat saya yg klo ngetik menurut mood