Cuy…. ternyata sudah lama saya tidak mengupdate blog ini. Review Kasih Sayang pun kemarin minggu tidak ada. Dan hari ini pun, ternyata menjadi hari yang sibuk dengan berbagai aktivitas Offline. Menjadi seorang blogger ternyata memang bisa dikatakan sulit, sulit, gampang. Sulit karena menyandang status yang menuntut sang blogger bisa survive di dunia maya, gampang karena memang untuk membuat sebuah blog amat gampang adanya. Itulah aktivitas Ngeblog dan tantangannya.
Ngeblog bisa dikatakan menjadi alternatif media seseorang untuk bisa berekpresi, berkreasi, menuangkan kegundahan hati, menuliskan setumpuk ide dan segudang pemikiran yang dimiliki oleh seseorang. Dengan ngeblog, bisa dikatakan dia telah mampu menuangkan segala potensi yang ada di pikirannya. Namun, aktivitas ngeblog bukan berarti bebas dari tantangan yang dihadapi oleh seorang blogger. Tantangan-tantangan seorang blogger merupakan jati diri siapa seh sang blogger tersebut sejatinya.
Dan dari pengalaman selama ini beberapa hal yang menjadi tantangan bagi seorang blogger bisa di garis besarkan antara lain :
- Update blog => Yups, inilah yang menjadi tantangan terbesar bagi seorang blogger. Seorang yang memiliki blog akan ditantang untuk bisa mengupdate blognya. Dan definisi update disini bisa ditafsirkan berbagai macam, namun secara umum, ketika pengunjung sudah membacanya lebih dari 2x maka informasi tersebut bisa dikatakan out of date atau kedaluarsa. Sehingga tinggal memastikan, kira-kira pengunjung yang sering datang ke blog kita, berapa hari sekali dan tulisan kita sudah berapa kali dibaca oleh dia
. - Kualitas blog => ini juga yang menjadi tantangan yang mungkin tidak terlalu dihiraukan oleh blogger, namun akan dilihat oleh pengunjung. Dimana tulisan yang kita sajikan bagaimana di serap informasinya oleh pengunjung, dilihat kualitasnya. Kenapa ?!? hal itu semacam menjadi pemancing seseorang untuk datang lagi dan lagi. Apalagi ketika seseorang datang karena search engine, maka kualitas blog akan menentukan pengunjung yang akan datang berkali-kali ke blog kita. Ketika blog kita berkualitas, maka orang akan lebih banyak mencari blog kita untuk mendapatkan informasi tersebut dari pada blog orang lain.
Yups, secara garis besar itulah tantangan bagi seorang blogger. Bisa dikatakan tantangan itu akan senantiasa menghinggapi seorang blogger. Dengan tantangan itu, seorang blogger yang bisa survive dan berhasil melewatinya, akan semakin menunjukkan jati dirinya dan akan semakin eksis didunia maya ini.
Tinggal melihat lagi, bagaimana sikap kita dalam menghadapi tantangan tersebut. Termasuk juga bagi saya.
So, mau seperti apa kita sekarang, dalam mensikapi tantangan tersebut !?!?





sptnya saya ngga peduli semuanya
asal nulis aja lah..ngga ada target..
cuman say thank you buat yg dah berbagi
jd ngeblog bukan beban
kalo saya mah, ngeblog..ngeblog aja. gak pusing soal tantangan, soal pengunjung dll. karena tujuan saya blog jadi jurnal pribadi, soal anak2, soal kehidupan saya sehari2, pikiran saya, yang kelak bisa saya baca lagi, saya perlihatkan lagi. gak ada yang ninggalin komen juga gak masalah.karena bukan buat cari popularitas. tapi lebih buat “jadi journal”, dan cari teman, khususnya sesama “mommy” atau orang yang bisa saling nyambung kalo cerita. gitu lho pak..! selamat berblogging .. selamat mensikapi tantangan dunia perbloggingan.
itu tergantung pribadi masing-masing bagaimana menyikapinya…
wah..suka tantangan juga ya…??
ikutan dong di kontes blog hakimtea.com
blog yang penting bikin heppy.
Kalo gue sih buat enjoy dan nyalurin pendapat aja.
nuliiiiiissss aja pokoknya…. udh happy.. hehe
masih belajar dan belajar, makasih artikelnya bermanfaat untuk menambah semangat nge-blog…, dan terus belajar mengarang yang mudah-mudahan bermanfaat.
Hehehehe.. Makanya Aku sih ga mengakui diriku ini 100% blogger. Nge-Blog juga bisa dikatakan bukan suatu kewajiban.. Sebisa mungkin Nge-blog itu harus FUN.. kecuali kalo kita mau monetize blog, harus rajin posting..hehehe..biar banyak pengunjung.. Ga ada hukum yang menharuskan ng-blog itu harus gini gitu.. Aku sih ga mau terikat
Tapi, sebagai seorang yang bertanggung jawab terhadap blognya, masa iya ga malu ama teman yang lain kalo ga update.. hehehehe.. SEMANGAT..
Betul kata kang Iwan. Kalo memang blognya dimonetisasi, ya 2 tantangan itulah yang bakal dihadapi…
yang penting merasa nyaman dengan apa yang ditulis..
*cieee cieee yang dah banyak duit aktifitas offline
saya baru sempet apdet setelah 12 hari, hiks…
Update blog dan kualitas, sulit ternyata!
Saya yg online hampir seharian pun, tidak sanggup update setiap hari dan kadang merasa apa yg saya tulis kualitasnya ntah bagaimana.
Tetep semangat nge-blog, Bang!
memang sulit ternyata… biarlah orang lain yang menilai diri kita sendiri… yang penting usaha dulu and OPTIMIS.. iya ngga…?
Mantap..!!!
siapa yg mau tukaran link…?
Hiks…karena internet dirumah sedang trouble, jadilah blog lama ga diupdate…ngenet dikampus memang cepat, cuma ga bisa sampai malam
. Memang blogging penuh dengan tantangan
update blog terus.. fiuhhh.. ini nich.. lumayan he2.., tp sekarang dikit2 udah mulai bs konsisten
, mas nya kemana aja nich koq kemaren2 ga keliatan..
akhir² ne saya lagi agak males ngurus blog
tapi tetep deh saya usahain buat ngapdet
iya, memang bener banget, mas afwan, menyandang predikat sbg bloger memang mesti pinter2 ngatur waktu, hiks, agar urusan oflfine sama ngeblog bisa jalan bareng.
wah saya sih asal tulis aja yang ada di kepala ??? mau di baca mau gak itu urusan belakangan dehhh……..
sama tuh sama saya. tapi bener juga kata pak sawali. saya sendiri masih memikirkan gimana cara yg bagus agar dunia on dan off bisa berjalan beriringan
Hallo bos….kmn aja nih??jarang ke LUG….???
Review web gw dunk….hehehehehe
http://www.aleezone.co.nr or http://www.alee.co.nr
ow gitu ya om..
Ternyata begitu toch
oooow saya baru mengerti
[...] ini hanya sebuah proses dari sebuah tantangan ngeblog ?!?!……………… Related PostsAdditional accessories for your [...]
saya juga sedang belajar nge-blog, mohon bantuannya..salam kenal!!
(http://tric06.student.ipb.ac.id/)
Baca juga blog utari .. Mengapa Kita Membaca Al-Quran Meskipun Tidak Mengerti Satupun Artinya?