posted on September 26th, 2009 by afwan auliyar @ tips Wordpress

Mengetahui lamanya waktu loading page sebuah website atau blog sudah menjadi keharusan yang dimiliki oleh pemilik website atau blog. Terlebih lagi, kecepatan loading page akan menentukan pageviews (lamanya waktu kunjungan) yang mengindikasikan bahwa pengunjung betah dan nyaman dengan blog kita yang terasa cepat ketika diakses. Untuk mempercepat loading page ternyata bisa dilakukan juga dengan tips berikut :

  1. Membersihkan pengkodean theme kita.
  2. Artinya apa ?!?, kita perlu mengecek ulang sistem pengkodean yang terdapat di blog/website kita. LEbih tepatnya membuang hal-hal yang tidak perlu, salah satunya adalah mengurangi query yang terdapat pada header dan footer. Mungkin yang saya contohkan adalah wordpress, namun prinsipnya adalah sama mengurangi banyaknya query yang terdapat pada keduanya. Untuk wordpress sendiri bisa di cek di header.php dan footer.php. Biasanya pada header.php terdapat ini :

    <html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" <?php language_attributes(); ?>>
    <head profile="http://gmpg.org/xfn/11">
    <meta http-equiv="Content-Type" content="
      <?php bloginfo('html_type'); ?>;
      charset=<?php bloginfo('charset'); ?>" />

    Dan itu sebenarnya bisa dirubah menjadi seperti ini :

    <html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" dir="ltr">
    <head profile="http://gmpg.org/xfn/11">
    <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8" />

    Dari cara diatas, bisa juga dilakukan yang lainnya seperti mengubah stylesheet URl, pingback URl, feed URl, blogname menjadi statis tanpa perlu request ke database. Dan hal ini juga bisa dilakukan untuk footer seperti Rss feed URl, blogname, dll.

    Dengan mengurangi request ke database, bisa mempercepat loading page karena prosesnya tidak perlu 2 kali. Karena setiap kita mengakses halaman blog kita, request-request tersebut akan membebani dan akhirnya dapat mengurangi kecepatan loading.

  3. Menambahkan plugin “chace” untuk wordpress.
  4. Ya dengan plugin chace inisperti WP-super-chace, akan mempercepat loading page anda. Namun kelemahan dari plugin ini, adalah website/blog tersebut akan terlihat statis selama beberapa saat tergantung setting waktu yang dilakukan.

Yup, inilah tips sederhana yang bisa dilakukan untuk mempercapat loading page versi 2, karena sebelumnya juga pernah saya ulas di mempercepat loading page 1. Jika dirasa perlu penambahan, silahkan tulis di komentar … :)




37 Responses to “Tips mempercepat loading page v.2”

[...] dua artikel sebelumnya, pernah dibahas yakni tentang tips mempercepat loading web 1 dan tips mempercepat loading web 2. Teknik yang digunakan disana sudah cukup untuk mewakili bagaimana menjadikan file kita terkompresi [...]

Leave a Reply
Blog ini menggunakan KeywordLuv, untuk mengoptimalkan keyword anda masukan : NamaAnda@keywordAnda, pada kolom Nama.

CommentLuv Enabled


Top Keyword :


mempercepat loading facebook, cara mempercepat loading, mempercepat loading web, mempercepat kecepatan loading blog, mempercepat waktu loading website, teknik mempercepat loading, cara mempercepat loading page, cara mempercepat web, mempercepat loading page, mempercepat loading, mempercepat loading situs, mepercepat loading cara, mempercepat loading page wordpress, tingkatkan kecepatan loading internet, faktor kecepatan loading website, tips mempercepat web, tips mempercepat loading google friend widget, cara mengoptimalkan loading wordpress, teknik mempercepat query pada php, trik untuk mempercepat loading website, mempercepat loading web page, mempercepat+loading+wordpress+plugin, mempercepat web, cara mempercepat loading website, mempercepat loading sebuah pag, mempercepat kecepatan loading internet, "mempercepat wordpress", cara mempercepat database, charset not found, cara untuk mempercpat loading, optimisasi worpress tnpa widget, <head profile="http://gmpg.org/xfn/11"> wordpress, optimasi http-equiv, cara mempercepat, cara mempercpat loading, cara mempercepat wordpress,